Poster artikel dari Komite Tari

Tubuh, Tari, dan Kolektivitas dalam Bentangan Memproduksi Pengetahuan dari Praktik Tari

Sepanjang 2024 dan 2025, Komite Tari-DKJ menyelenggarakan berbagai program dengan berlandaskan pada perspektif Koreografi Sosial sampai Kebahagiaan Kolektif. Kedua perspektif tersebut bertransformasi sekaligus bertransmisi melalui program pengembangan kapasitas artistik, kemudian penerbitan artikel, penyelenggaraan festival dengan berbagai subprogram, sampai kemitraan yang dilengkapi dengan pengamatan. Adapun kerja-kerja Komite Tari dirancang untuk bertaut antarperspektif dari tahun ke tahun.…

Poster artikel Yoga Palwaguna

Tari sebagai Jembatan Pengalaman: Membangun Solidaritas Antartubuh

Pengalaman Ketubuhan sebagai Sumber Pengetahuan Dalam salah satu wawancaranya, Ocean Vuong (penyair Vietnam-Amerika) pernah bercerita tentang bagaimana praktik beragama dalam keluarganya berakar dari ritual dan perawatan. Kata Ocean, bagi keluarganya yang buta huruf, spiritualitas dimulai dengan perawatan dan berakar pada tubuh ragawi. Apa yang diungkapkan Ocean membuat saya berpikir ulang tentang teks sebagai medium penyebaran…

Poster artikel Aya Canina

Gerak, Ekspresi, dan Katarsis: Sebuah Pengamatan Psikologis atas Pertunjukan “Jakarta Menari Bersama”

Tubuh yang Bicara: Membaca Emosi dan Katarsis dalam Gerak Penari Dalam pertunjukan Jakarta Menari Bersama, tubuh menjadi medium yang paling jujur. Tidak ada kalimat, tidak ada dialog panjang. Percakapan hadir dari gerak yang seolah melahirkan dirinya sendiri dari tubuh penari, tubuh yang bicara. Dari bangku penonton, saya menyaksikan peserta Free’Soul Dance Challenge bergerak mengikuti musik…

CTRL + MOVE dan Tubuh yang Belajar: Refleksi Penikmat Awam Pentas Tari dalam Membaca Gerak sebagai Pendidikan Kemanusiaan

“Bangsa-bangsa di seluruh dunia akan segera menghasilkan generasi-generasi mesin yang berguna, tetapi bukan warga negara yang utuh yang bisa berpikir sendiri, mengkritik tradisi, dan memahami pentingnya penderitaan dan pencapaian orang lain.” -Martha Nussbaum dalam Not for Profit: Why Democracy Needs the Humanities   “Creature: Dancing Bodies”: Tubuh yang Menari, Tubuh yang Manusiawi Jemari kaki muncul…