Ruang dalam Tubuh, Tubuh dalam Ruang: Sebuah Refleksi atas Pertunjukan “LOR@ANG” dan “PER:PUAN”

Eksplorasi mengenai dinamika manusia dalam ruang urban dan konstruksi sosial menunjukkan bahwa tubuh bukanlah objek pasif yang semata-mata tunduk pada kendali otak, melainkan subjek otonom yang mampu menyerap dan memproduksi memori spasial. Melalui perspektif fenomenologi, interaksi antara tubuh dan lingkungan kota—seperti yang digambarkan dalam karya “LOR@ANG” oleh Dedi Ronald Maniakori—mengungkapkan bagaimana individu terus melakukan negosiasi…

Jakarta Menari Bersama: Miniatur Kota Urban

Percakapan Tubuh Urban: Tradiporary dan Free’Soul Pada Jakarta Menari Bersama Vol.4 (18 Oktober 2025), tubuh-tubuh dari berbagai latar tari hadir tidak sekadar menampilkan keterampilan, tetapi untuk membangun percakapan melalui gerak. Di Teater Wahyu Sihombing, pertemuan antara tradisi, modern, dan kontemporer melahirkan dialektika tubuh urban: cair, dinamis, dan penuh negosiasi. Tubuh-tubuh tersebut saling menyapa, bertukar ritme, sesekali…

CTRL + MOVE: Menolak Kuasa Atas Tubuh

Selama ini seni tari kerap dipandang sebagai estetika tubuh semata. Tari dianggap sebagai tubuh yang bergerak secara indah di atas panggung untuk ditonton dan dinikmati, padahal tubuh yang menari adalah bahasa, identitas, dan juga medan makna. Tiga pertunjukan tari dalam CTRL + MOVE pada 15 Oktober 2025 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, adalah sebuah…

Web banner artikel berjudul Ecological Aphrodisiac: Membaca Tubuh, Hasrat, dan Kapital Melalui Ramuan Koreografi Ishvara Devati

Ecological Aphrodisiac: Membaca Tubuh, Hasrat, dan Kapital Melalui Ramuan Koreografi Ishvara Devati

Perjalanan mengamati kerja kreatif Ishvara Devati telah saya lakukan sejak pertengahan 2024, ketika ia menjadi seniman Kampana dalam program Indonesian Dance Festival. Dari karya The Synthetic of Hybrid Beings hingga Cyclofemmes di ArtJog 2025. Ishvara konsisten menelusuri tubuh sebagai medan tafsir atas gender, kekuasaan, dan teknologi. Dalam dua karya tersebut, tubuh transnya menjadi pusat gravitasi…

Banner artikel karya Annika dengan judul Komutasi Tubuh dalam Kota: Meninjau Makna Ruang sebagai Medan Pengalaman Keterasingan

Komutasi Tubuh dalam Kota: Meninjau Makna Ruang sebagai Medan Pengalaman Keterasingan

Mari menengok kembali bagaimana kota bekerja; bagaimana ruang menjadi medium transaksi tubuh ke tubuh yang saling berinteraksi; bagaimana norma sosial menjadi perjanjian tak tertulis yang mengatur sejauh mana tubuh dapat bergerak. Kemudian, renungkan pernyataan berikut: tubuh bergerak untuk membangun kota, sementara pergerakan kota semata-mata memanifestasi keterasingan antara individu dan identitas yang dibentuk selama proses pergerakan…

Keindonesiaan dalam Spektrum Tubuh Tari di Jakarta Menari Bersama

Spektrum Tubuh Tari  Mungkinkah memisahkan ruang dari tubuh dan tari, sebagaimana memisahkan keindonesiaan dari tubuh masyarakat Indonesia? Atau, justru pemisahan itu sudah terjadi tanpa disadari, yaitu ketika ruang, tubuh, dan tari telah dipisahkan dan dikotak-kotakkan ketika berhadapan dengan kategorisasi produksi pengetahuan? Apakah keindonesiaan itu hanya sebatas pada keindahan ornamental unsur ketradisian atau ia telah menubuh…

Poster dengan judul Tubuh yang Tumbuh karya dari Aulia

Tubuh yang Tumbuh: Membaca CTRL + MOVE dari Perspektif Keaktoran Perempuan

Sebagai seorang aktor, saya terbiasa memahami tubuh tidak sekadar sebagai instrumen estetika, tetapi sumber kehidupan pertunjukan itu sendiri. Dalam dunia teater, tubuh aktor adalah ruang pengetahuan, ruang yang menyimpan ingatan, luka, dan cara bertahan.  Maka, ketika menyaksikan pertunjukan tari CTRL + MOVE (15 Oktober 2025 di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki), saya sedang melihat tubuh-tubuh…

Poster artikel dari Komite Tari

Tubuh, Tari, dan Kolektivitas dalam Bentangan Memproduksi Pengetahuan dari Praktik Tari

Sepanjang 2024 dan 2025, Komite Tari-DKJ menyelenggarakan berbagai program dengan berlandaskan pada perspektif Koreografi Sosial sampai Kebahagiaan Kolektif. Kedua perspektif tersebut bertransformasi sekaligus bertransmisi melalui program pengembangan kapasitas artistik, kemudian penerbitan artikel, penyelenggaraan festival dengan berbagai subprogram, sampai kemitraan yang dilengkapi dengan pengamatan. Adapun kerja-kerja Komite Tari dirancang untuk bertaut antarperspektif dari tahun ke tahun.…

Poster artikel Yoga Palwaguna

Tari sebagai Jembatan Pengalaman: Membangun Solidaritas Antartubuh

Pengalaman Ketubuhan sebagai Sumber Pengetahuan Dalam salah satu wawancaranya, Ocean Vuong (penyair Vietnam-Amerika) pernah bercerita tentang bagaimana praktik beragama dalam keluarganya berakar dari ritual dan perawatan. Kata Ocean, bagi keluarganya yang buta huruf, spiritualitas dimulai dengan perawatan dan berakar pada tubuh ragawi. Apa yang diungkapkan Ocean membuat saya berpikir ulang tentang teks sebagai medium penyebaran…